Posted on

kegiatan yang merupakan implementasi polstranas

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

    Kegiatan yang merupakan implementasi polstranas

 

 

1.      Visi dan Misi GBHN 1999-2004                   

Visi politik dan strategi nasional yang tertuang dalam GBHN 1999-2004 adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing maju, dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia pada masa depan, adalah sebagai berikut :

Ø  Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ø  Penekanan berkedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ø  Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan dan mantapnya persaudaraan umat beragama yang berakhlak mulia, toleran, rukun, dan damai.

2.      Implementasi Polstranas di Bidang Hukum

Ø  Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat demi terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya Negara hukum.

Ø  Menata system hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang-undangan warisan colonial dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan gender yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi, melalui program legislasi.

Ø  Menegakkan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin keputusan hukum, keadilan, kebenaran, dan supremasi hukum serta menghargai hak asasi manusia.

 

3.      Implementasi Polstranas di Bidang Ekonomi

Ø  Mengupayakan kehidupan yang layak berdasarkan kemanusiaan yang adil bagi masyarakat,  terutama bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar dengan mengembangkan system dan jaminan social melalui program pemerintah.

Ø  Mengelola kebijakan makro dan mikro ekonomi secara terkoordinasi dan sinergis guna menentukan tingkat suku bunga yang wajar, tingkat inflasi yang terkendali, serta tingkat kurs rupiah yang stabil dan realistis.

Ø  Melakukan berbagai upaya terpadu untuk mempercapat pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan mengurangi pengangguran yang merupakan dampak dari krisis ekonomi.

 

4.      Implementasi Polstranas di Bidang Plitik

a.      Politik Dalam Negeri

Ø  Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan.

Ø  Menyempurnakan Undang-Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika, dan tuntutan reformasi dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bangsa serta tetap sejalan dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Ø  Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, dan lembaga-lembaga tinggi Negara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang, dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislative, dan yudikatif.

 

 

b.       Politik Luar Negeri

Ø  Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional, menitik beratkan pada silodaritas antar Negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa, menolak penjajahan dalam segala 13. bentuk serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerja sama internasional bagi kesejateraan rakyat.

Ø  Dalam melakukan perjamjian dan kerjasama internasional yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak harus dengan persetujuan Lembaga Perwakilan Rakyat.

Ø  Meningkatkan kualitas diplomasi guna mempercepat pemulihan ekonomi dan pembngunan nasional melalui kerja sama ekonomi regional maupun internasional dalam rangka stabilitas, kerjasama, dan pembangunan kawasan.

Ø  Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas, terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA, APEC, WTO.

c.       Penyelenggaraan Negara

Ø  Membersihkan penyelenggara Negara dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan memberikan sanksi seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ø  Meningkatkan kualitas aparatur Negara dengan memperbaiki kesejahteraan dan profesionalisme serta memberlakukan system karier berdasarkan prestasi dengan prinsip pemberian penghargaan dan sanksi.

Ø  Meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri sipil, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menciptakan aparatur yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, yang bertanggung jawab, professional, produktif, dan efisien.

d.      Komunikasi, Informasi, dan Media Massa

Ø  Meningkatkan pemanfaatan komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkukuh persatuan dan kesatuan, membentuk kepribadian bangsa, serta mengupayakan keamanan hak pengguna sarana dan prasarana informasi dan komunikasi.

Ø  Meningkatkan peran pers yang bebas, sejalan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraan insane pers agar professional, berintegritas, dan memjunjung tinggi etika pers, suupremasi hukum, serta hak asasi manusia.

e.       Agama                       

Ø  Memantapkan fungsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual, dan etika dalam menyelenggarakan Negara serta mengupayakan agar segala peraturan perundang-undangan tidak bertentangan dengan moral agama-agama.

Ø  Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan system pendidikan nasional.

Ø  Meningkatkan kemudahan umat beragama dalam menjalankan ibadahnya, termasuk penyempurnaan kualitas pelaksanaan ibadah haji, dan pengelolaan zakat dengan memberikan kesempatan yang luas kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraannya.

f.       Pendidikan

Ø  Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia menuju terciptanya manusia Indonesia berkualitas tinggi dengan peningkatan anggaran pendidikan secara berarti.

Ø  Menigkatkan kemampuan akademik dan professional serta meningkatkan jaminan kesejahteraan tenaga kependidikan sehingga tenaga pendidik mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga kependidikan.

Ø  Melakukan pembaharuan dan pemantapan system pendidikan nasional berdasarkan prinsip desentralisasi, otonomi keilmuan dan manajemen.

 

5.      Implementasi di Bidang Sosial dan Budaya

a.      Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial

Ø  Meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung dengan pendekatan paradigma sehat, yang memberikan prioritas pada upaya pemigkatan kesehatan, pencegahan, pemulihan, dan rehabilitasi sejak pembuahan dalam kandungan sampai usia lanjut.

Ø  Meningkatkan dan memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan dan sarana serta prasarana dalam bidang medis yang mencakup ketersediaan obat yang dapat dijangkau oleh masyarakat.

b.      Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata

Ø  Mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa, budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat, dan membangun peradaban bangsa.

Ø  Merumuskan nilai-nilai kebudayaan Indonesia, untuk memberikan rujukan system nilai bagi totalitas prilaku kehidupan ekonomi, politik, hukum dan kegiatan kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat.

c.       Kedudukan dan Peranan Perempuan

Ø  Menigkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan nasional yang diemban oleh lembaga yang mampu memperjuangkan terwujudnya kesetaraan, keadilan gender.

Ø  Meningkatkan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dengan tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta nilai historis perjuangan kaum perempuan dalam rangka melanjutkan usaha pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

d.      Pemuda dan Olahraga                       

Ø  Menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang perlu memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup.

Ø  Mengembangkan minat dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda yang berdaya saing, unggul, dan mandiri.

e.       Pembangunan Daerah

1.      Secara umum Pembangunan daerah adalah sebagai berikut :

Ø  mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata, dan bertanggung jawab dalam rangka pemberdayaan masyarakat, lembaga ekonomi, lembaga politik, lembaga hukum, lembaga keagamaan, lembaga adat, lembaga swadaya masyarakat serta seluruh potensi masyarakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ø  Melakukan pengkajian tentang berlakunya otonomi daerah bagi daerah propinsi, daerah kabupaten, daerah kota, dan desa.

2.      Pembangunan otonomi daerah di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah untuk menyesuaikan secara adil dan menyeluruh permasalahan di daerah yang memerlukan penanganan yang khusus dan bersungguh-sungguh . Untuk itu langkah-langkah berikut perlu ditempuh :

a.      Daerah Istimewa Aceh

Ø  Mempertahankan integrasi bangsa dalam menghargai kesetaraan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menghargai kesetaraan dan keragaman kehidupan social budaya masyarakat Aceh dan melalui penetapan Daerah Istimewa Aceh sebagai daerah otonomi khusus yang diatur oleh undang-undang.

Ø  Memberlakukan Daerah operasi Militer maupun pasca pemberlakuan Daerah.

b.      Irian Jaya

Ø  Mempertahankan integrasi bangsa di dalam wadah Negara Repubik Kesatuan Indonesia dengan tetap menghargai kesetaraan dan keragaman kehidupan social budaya masyarakat irian jaya melalui penetapan daerah otonomi khusus yang diatur oleh UUD.

Ø  Menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia di irian jaya melalui proses pengadilan yang juga jujur dan bermartabat.

 

c.       Maluku

Menugaskan Pemerintah untuk segera menyelesaikan konflik social yang berkepanjangan secara  adil, nyata, dan menyeluruh serta mendorong masyarakat yang bertikai agar proaktif dalam melakukan rekonsiliasi untuk mempertahankan dan memantapkan integrasi nasional.

f.       Sumber Daya dan Lingkungan Hidup

Ø  Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi.

Ø  Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi, dan penghematan serta menerapkan teknologi ramah lingkungan.

 

6.      Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Mengembangkan kemampuan system pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat dengan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan utama.

a.      Kaidah Pelaksanaan

Selam rencana pembangunantahunan berdasarkan GBHN tahun 1999-2004 belum ditetapkan, pemerintah dapat menggunakan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang telah ditetapkan sebelumnya. Berhasilnya pelaksanaan penyelenggaraan Negara untuk mencapai cita-cita bangsa tergantung pada peran aktif masyarakat serta pada mental, tekad, semangat, ketaatan, dan disiplin para penyelenggara Negara.

 

 

b.      Keberhasilan Politik dan Strategi Nasional

Pemerintah harus bersih dan berwibawa, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian penyelenggaraan pemerintah dan setiap warga Negara Indonesia harus memiliki :

Ø  Keimanan dan katakwaan kepada Tuhan Yang Mmaha Esa sebagai nilai luhur yang menjadi landasan spiritual, moral, etika, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ø  Semangat kekeluargaan yang berisi kebersamaan, kegotongroyongan, persatuan, dan kesatuan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat guna kepentingan nasional.

Ø  Kepercayaan diri akan kemampuan dan kekuatan sendiri yang bersendikan kepribadian bangsa sehingga mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Ø  Kesadaran, kepatuhan dan ketaatan pada hukum.

Ø  Pengendalian diri sehingga terjadi keseimbangan, keserasian, dan keselarasan dalam berbagai kepentingan.

Ø  Mental, Jiwa, tekad, dan semangat dari pengabdian, disiplin, dan etos kerja yang tinggi yang mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi dan/atau golongan, sehingga tercipta kesadaran untuk cinta tanah air dalam rangka Bela Negara melalui Perjuangan Non Fisik.

Ø  Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan memperhatikan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa, sehingga memiliki daya saing (kompetitif) dan dapat berbicara dalam percaturan global.

Sumber : http://andryanis91.blogspot.com/2013/03/politik-dan-strategi-nasional.html

About ismailandi

ismail andi wiguna ,18 tahun lahir di jakarta sekarang melanjutkan pendidikan di universitas gunadarma fakultas teknologi industri jurusan teknik industri angkatan 2012,blog ini berisikan tugas - tugas pelajaran softskill.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s